JOSS Innovation
Alfan Buchari (Manajemen Produksi)
Komunikatif, interaktif, spekulatif, inovatif, dan kreatif itu semua adalah kesan pertama kali dalam materi Mr.JOSS di pekan kedua ini. Cara penyampaian yang sederhana yang membuat mahasiswa muda mengerti dan ikut aktif didalamnya. Saya sangat kagum saat Mr.JOSS memaparkan video negara singapore tentang planning mereka untuk mengubah suatu negara yang canggih dengan teknologinya,itu semua yang bisa memberikan kepada masyarakatnya tentang kemudahan dan kebebasan berkomunikasi.
Dari hal ini saya bisa menyimpulkan bahwa inovasi itu tidak harus dihasilkan oleh orang pintar asalkan ada kemauan untuk berkembang dan membuat perubahan. Inovasi itu tidak lepas dari seni, seperti yang sudah di ilustrasikan oleh Mr.JOSS melalui video yang berjudul inovasi mesin ATM BURGER yang asalnya dari negara Korea, dari mesin ATM BURGER tersebut bisa di ambil pelajarannya ,contohnya dengan mengandalkan alat yang sederhana tetapi terlihat mewah, sehingga menghasilkan suatu id
Di pekan ke dua perkuliahan mata kuliah Character Building bersama Mr. Joss sedikit mengulas tentang "Inovatif". Dri awal pembukaan dengan beliau saj asudah inovatif karena di awali tilawah dengan acuan tilawah digital agar tidak ada mahasiswa yang saling mendahului & tertinggal saat membaca Al-Quran & tahsinnya jauh lebih jelas :). Inovativ, dari pengucapannya saja sudah sedikit berbeda & sepertinya agak susah bagi orang Indonesia, inovativ berasal dari kata Inovate yang berarti memperkenalkan sesustu yang baru, sedangkan inovativ berarti bersifat memperbaharui, kemudian kata inovate & inovativ yang merupakan bahasa Indonesia dengan mengalami perubahan penulisan menjadi inovatif yang berarti bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru. Sedangkan orang yang melakukan pembaharuan disebut inovator.
Berinovasi tidak selalu membutuhkan biaya banyak, justru yang sangat mahal adalah ide yang kita cetuskan untuk menginovasi sebuah objek menjadi objek baru yang lebih "WOW", seperti yang disampaikan pada materi yaitu ATM burger yang juga hasil dari ATM (amati, tiru, modifikasi) ATM bank :), so jangan pusing-pusing dengan modal "uang" untuk berinovasi, kita hanya butuh rileks sebentar & terus belajar dari hal-hal yang paling kecil skalipun.
`Salam semangat powerful JOSS~ :)
UMI CHAFIDHOH
Berinovasi tidak selalu membutuhkan biaya banyak, justru yang sangat mahal adalah ide yang kita cetuskan untuk menginovasi sebuah objek menjadi objek baru yang lebih "WOW", seperti yang disampaikan pada materi yaitu ATM burger yang juga hasil dari ATM (amati, tiru, modifikasi) ATM bank :), so jangan pusing-pusing dengan modal "uang" untuk berinovasi, kita hanya butuh rileks sebentar & terus belajar dari hal-hal yang paling kecil skalipun.
`Salam semangat powerful JOSS~ :)
UMI CHAFIDHOH
Character
building
Perkuliahan ini diawali dengan membaca surat Ar-rahman
yang mengingatkan kita akan nikmat Tuhan dan bersyukur. Karna kelipat gandaan
nikmat ada pada besarnya kesyukuran kita. Dan dalam pembahasan ipho value, kita
awali dengan inofatif, yang merupakan jiwa entrepreneur. Jiwa ini sangat
penting, karna akan mempengaruhi kebertahanan seseorang dalam perkembangan
bisnisnya. Inovatif itu harus ditingkatkan dengan melatihnya secara langsung.
Sepeti menambah latihan seni.
Kita juga belajar mengembangkan diri di abad 21 ini, yang
mana kita sebagai generasi mudanya. Kesuksesan ada di tangan kita masing
masing, maka dari itu kita harus pandai menghadapi kondisi dunia yang selalu
bekembang, sepertihalnya singapura dengan peradabannya yang mana kita masih
tertinggal jauh. Dan untuk mengejarnya kita butuh pemikiran yang inovatif.
Perkuliahan ini juga
diakhiri dengan tantangan yang sangat menggugah, dan semoga kita semua selalu
dalam semangat
suci armiyandini
Kesan dan Pesan Materi Inovasi ( 6 September 2013)
Mengawali
kelas dengan tema inovasi, Mr. Joss pun juga berinovasi dengan memberikan arahan
kepada kami agar bersama-sama membaca surat Ar-Rahman, yang tentunya
membangunkan jiwa-jiwa penuh rasa syukur untuk memulai aktivitas belajar di kala
malam itu. Dengan jiwa yang tenang inilah, kami dapat menikmati berselancar
mencari ilmu tentang hal-hal yang berhubungan dengan inovasi. Dimulai dengan
presentasi menarik oleh Tim 1, Mr. Joss melanjutkan materi inovasinya dengan
contoh-contoh produk yang mempunyai nilai inovasi yang tinggi. Sebagai
contohnya, yaitu produk film asal Surabaya yang berinovasi dengan sentuhan unsur
Korea di dalamnya dan produk ATM Hamburger asal jepang yang berinovasi agar
orang-orang merasa tertarik untuk mencoba dan membelinya. Lebih lanjut lagi,
ada gambaran di tahun 2015 bagaimana masyarakat Singapura mulai berinovasi
dalam dunia digitalnya. Menyaksikan tayangan-tayangan itu, membuat kami takjub
akan inovasi-inovasi yang dihadirkan. Dari sini, saya mendapatkan sesuatu hal
yang berharga bahwa bukan modal uang produk yang menjadikannya mahal, melainkan
suatu mahakarya yang bernama ‘ide’ lah yang menjadikan suatu produk menjadi
mahal.
Kemudian, untuk memperdalam
pemahaman kami akan inovasi, ia membagikan pengalaman berharganya tentang bagaimana
caranya ia berinovasi agar bisa pergi ke luar negeri tanpa mengeluarkan modal
uang milik sendiri. Dari sini juga, ia memberikan tantangan buat anak-anak
kelas produksi umar usman untuk bisa pergi ke luar negeri dengan cara seperti
yang ia alami, yaitu dengan modal inovasi. Salut dengan teman-teman di sini, mereka
pun menanggapi tantangan itu dengan sikap positif. Aura antusiasme terpancar
melalui wajah-wajah mereka untuk bisa pergi ke luar negeri. Apakah aura ini
akan terus berlanjut? Kita akan lihat nanti. Salut juga dengan Mr. Joss, yang
mampu membangkitkan semangat para mahasiswa didikannya. Saya sendiri merasa
senang mendengarkan materi-materi dari beliau karena gaya bicaranya yang
semangat dan powerful. Ya, setiap
orang mempunyai warnanya masing-masing, dan saya rasa beliau telah mengekspresikan
warnanya dengan hebat. Tanpa membandingkan diri dengan orang lain, saya pun
juga akan menampilkan warna saya dengan cara menjadi diri sendiri. Terakhir, di
penghujung materi kelas, kami diberikan materi tentang cara pintar berinovasi
dari Leonardo Da Vinci. Intinya, jangan jauhkan diri kita dari seni. Walau kita berprofesi sebagai pengusaha, tentunya
kita tidak ingin hidup terasa monoton, nah disinilah seni berfungsi sebagai
obat penawarnya. Mau berinovasi dengan luar biasa? Temukan seni yang cocok dan
satukan dalam jiwamu!
So, What’s The Next Innovation?
Nama : M Bambang Orlando
Program Studi : Manajemen Produksi
JOSS MOTIVATION
Character Building (innovative)
Hati ini tertegun, mata ini terarah, dan setiap nafas mulai memaknai. Mungkin saya memang tidak hadir pada mata perkuliahan kedua materi character building. Ada kecewa, ada penyesalan. Namun dari bibir kawan yang berucap cerita, dari tulisan yang menghembuskan makna, dan dari semangat yang mereka sodorkan saya mulai memahami, walau tidak sepenuhnya mengerti. Bahkan saya masih berharap agar materi perkuliahan kemarin bisa diulang kembali. Thanks God for anythousands more.. atas guru-guru dan kawan yang telah Kau anugerahkan. Pertemuan kedua yang diawali dengan membaca surat Ar-rahman, surat yang mengingatkan kita akan nikmat Tuhan . “maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan” ayat tersebut diulang berkali kali dalam surat ini, untuk menekankan betapa besar nikmat Tuhan pada kita, sampai bila kita disuruh untuk menyebutkannya, tak mampu bibir ini berucap, tak kuasa jiwa ini menahan, namun nikmat masih tetap mengalir. Semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang mendustakan nikmatNya seperti bani israil yang Allah selalu mencurahkan setiap nikmat padanya, manna dan salwa, dan memilih para nabi dari golongan mereka, dan ketika Allah mengutus seorang nabi dari golongan bani Quraish, yaitu Muhammad, mereka mendustakan Tuhannya. Mereka selalu bertanya padahal mereka mengerti, dan itu karna mereka bodoh. Mereka tak mempercayai Muhammad sebagai nabi, bahkan menentang. Dari sinilah kita belajar bersyukur.
Inovatif itu adalah jiwanya pengusaha, maka dalam menjalankan bisnis harus selalu berinovasi. Baik dalam kata, perbuatan, bahkan dalam menarik consumer. Tak perlu cara mahal, apa yang telah kita punya, apa yang telah kita pelajari, dan kita dapat harus langsung tercurahkan.ACTION… Cara meningkatkan nilai inovatif pada diri kita yaitu dengan menjadikan seni setiap kesempatan kehidupan kita, dengan belajar Ilmu Seni, seperti mengikuti kursus seni di luar kegiatan entrepreneur, apapun itu. Baik di bidang tarik suara, menggambar, menjahit, music, dll. Belajar seni wajib bagi entrepreneur. Kemudian dengan melihat sesuatu dari sisi berbeda dari kebanyakan orang. Perkuliahan ini juga digembor dengan semangat penuh dari motivator JOSS, kita ditantang untuk bisa ke luar negeri dengan tanpa uang kita sendiri, baik dr tabungan, orang tua, atau dari bisnis kita, tapi dari cara inovasi kita yaitu pengajjuan proposal. Beliau mengajarkan cara-caranya, namun sayang, saya tidak mengetahuinya, tapi pasti saya akan mencari tau. Thanks.
owner dys product. accessories rajut dan batu monte
ragiliandiasinira@gmail.com
@diasinira
082332562971
Dosen : Mr.Joss
Tanggal : 06-09-2013
Kesan
Assalamualaikum,wr,wb
Alhamdulillah kian hari kian
pertemuan di kelas produksi umar usman, kian banyak pula ilmu yang saya dapat,
terutama disetiap pertemuan dengan Mr.Joss selaku Dosen di mata kuliah
Character Building, disetiap pertemuan ada saja tantangan yang kami dapatkan,
namun ianya sangat bersifat memacu terhadap kami agar melakukan banyak Action,
dan ternyata benar, dengan adanya tantangan-tantangan kami merasa lebih terpacu
lagi untuk berlomba-lomba meraih kesuksesan lebih dahulu.
Di pertemuan kami yang ke II kemarin beliau memberi kami tantangan, yakni,”Agar kami segera berangkat keluar negeri dalam waktu 1 semester kedepan”, awalnya pertama mendengar tantangan tersebut saya merasa Down, kenapa??, karena yang ada di benak saya,”Bagaimana caranya untuk pergi keluar negeri, keluar jawapun saya belum pernah”, namun hati saya membisikkan,”Tidak ada yang tidak mungkin, ka nada Allah,” Seketika itu juga saya merasa berdosa besar, karena saya melupakan kebesaran sang kholiq, yang maha bekuasa, yang maha berkehendak, dan maha pemberi, apapun yang hambanya minta PASTI Allah akan memberikannya, dan tergantung USAHA dari hamba tersebut dalam meraihnya, kemudian ditambah lagi dengan keyakinan yang diberikan oleh Mr.Joss yang berkata,”pasti kalian bias, karena diluar pun bumi Allah”, akhirnyapun saya semakin yakin bahwa saya pasti bisa, yang lainpun bisa, kenapa saya engga,..Hehehee.\(^.^)/
Di pertemuan kami yang ke II kemarin beliau memberi kami tantangan, yakni,”Agar kami segera berangkat keluar negeri dalam waktu 1 semester kedepan”, awalnya pertama mendengar tantangan tersebut saya merasa Down, kenapa??, karena yang ada di benak saya,”Bagaimana caranya untuk pergi keluar negeri, keluar jawapun saya belum pernah”, namun hati saya membisikkan,”Tidak ada yang tidak mungkin, ka nada Allah,” Seketika itu juga saya merasa berdosa besar, karena saya melupakan kebesaran sang kholiq, yang maha bekuasa, yang maha berkehendak, dan maha pemberi, apapun yang hambanya minta PASTI Allah akan memberikannya, dan tergantung USAHA dari hamba tersebut dalam meraihnya, kemudian ditambah lagi dengan keyakinan yang diberikan oleh Mr.Joss yang berkata,”pasti kalian bias, karena diluar pun bumi Allah”, akhirnyapun saya semakin yakin bahwa saya pasti bisa, yang lainpun bisa, kenapa saya engga,..Hehehee.\(^.^)/
Demikian kesan yang saya paparkan, semoga dapat diterima
dengan baik,
Wassamualaikum,wr,wb
Wassamualaikum,wr,wb
Nama :
Abdul Karim Hidayat
Prog.Studi : Menejemen Produksi
Prog.Studi : Menejemen Produksi
Pertama yang terlintas
jika menanggapi kesan-kesan adalah, banyak tugas. Hehe, dari mulai tugas resume
– blog, tugas kelas – buat ATM Burger, dan tantangan untuk bisa pergi keluar
negeri. Mungkin maksud dari Mr. Joss memberikan tugas-tugas adalah untuk
melatih kita jadi orang yang serius, serius kuliah, serius usaha, serius buat
ngejalanin hidup. Mengenai tugas kelas ATM Burger jujur saya antusias, idenya
keren dan kreatif. Tapi, saya berpikir lain. Saya berpikir idenya tetep ATM,
tapi bukan ATM Burger. Bagaimana kalau burger-nya diganti jadi produk-produk
dari temen-temen UmarUsman. Lebih memberdayakan temen-temen yang punya dagangan
dan susah memasarkannya. Mengenai Challenge keluar negeri, paling kereeen tuh.
Merasa tertantang? Ya, sangat. Temen-temen antusias, saya apalagi, terasa
sekali semangat dari temen-temen. Semoga semua benar-benar terlaksana sesuai
keinginan. Amin.
Berbicara tentang tugas
saya lumayan merasa terbebani, karena lumayan banyak menurut saya. yaa mungkin
karena sebelumnya belum terbiasa dengan tugas-tugas yang seperti ini. Mungkin
juga inilah bedanya kampus UmarUsman dengan kampus-kampus entrepreneur lainnya,
mungkin. Saya rasa bukan saya saja yang merasa seperti itu, ada beberapa teman
yang juga merasa terbebani dengan tugas-tugas. Intinya sih, sebanyak apapun
tugas, jangan sampai tugas itu membuat usaha yang kita jalani mandek/ nggak
jalan/ diam ditempat. Sukses buat teman-teman UmarUsman, sukses buat
dosen-dosen, sukses buat pengusaha-pengusaha Indonsia. Mari berdoa, semoga kita
kelak jad pengusaha yang soleh/ solehah, pengusaha yang dermawan, pengusaha
yang bijaksana, pengusaha yang santun, pengusaha yang bisa menebar manfaat bagi
umat, menjadi pejuang Allah dibidang ekonomi. Semoga Allah ridho dan semoga
Allah menghedaki. Amin.
Dea Panca Saputra | Tempe5
(Supllier Tempe)
Hp: 0821 1046 5816 | email:
dea.panca@ymail.com | @deapancasaputra
Subscribe to:
Posts (Atom)

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact