Kesan dan Pesan Materi Inovasi ( 6 September 2013)
Mengawali
kelas dengan tema inovasi, Mr. Joss pun juga berinovasi dengan memberikan arahan
kepada kami agar bersama-sama membaca surat Ar-Rahman, yang tentunya
membangunkan jiwa-jiwa penuh rasa syukur untuk memulai aktivitas belajar di kala
malam itu. Dengan jiwa yang tenang inilah, kami dapat menikmati berselancar
mencari ilmu tentang hal-hal yang berhubungan dengan inovasi. Dimulai dengan
presentasi menarik oleh Tim 1, Mr. Joss melanjutkan materi inovasinya dengan
contoh-contoh produk yang mempunyai nilai inovasi yang tinggi. Sebagai
contohnya, yaitu produk film asal Surabaya yang berinovasi dengan sentuhan unsur
Korea di dalamnya dan produk ATM Hamburger asal jepang yang berinovasi agar
orang-orang merasa tertarik untuk mencoba dan membelinya. Lebih lanjut lagi,
ada gambaran di tahun 2015 bagaimana masyarakat Singapura mulai berinovasi
dalam dunia digitalnya. Menyaksikan tayangan-tayangan itu, membuat kami takjub
akan inovasi-inovasi yang dihadirkan. Dari sini, saya mendapatkan sesuatu hal
yang berharga bahwa bukan modal uang produk yang menjadikannya mahal, melainkan
suatu mahakarya yang bernama ‘ide’ lah yang menjadikan suatu produk menjadi
mahal.
Kemudian, untuk memperdalam
pemahaman kami akan inovasi, ia membagikan pengalaman berharganya tentang bagaimana
caranya ia berinovasi agar bisa pergi ke luar negeri tanpa mengeluarkan modal
uang milik sendiri. Dari sini juga, ia memberikan tantangan buat anak-anak
kelas produksi umar usman untuk bisa pergi ke luar negeri dengan cara seperti
yang ia alami, yaitu dengan modal inovasi. Salut dengan teman-teman di sini, mereka
pun menanggapi tantangan itu dengan sikap positif. Aura antusiasme terpancar
melalui wajah-wajah mereka untuk bisa pergi ke luar negeri. Apakah aura ini
akan terus berlanjut? Kita akan lihat nanti. Salut juga dengan Mr. Joss, yang
mampu membangkitkan semangat para mahasiswa didikannya. Saya sendiri merasa
senang mendengarkan materi-materi dari beliau karena gaya bicaranya yang
semangat dan powerful. Ya, setiap
orang mempunyai warnanya masing-masing, dan saya rasa beliau telah mengekspresikan
warnanya dengan hebat. Tanpa membandingkan diri dengan orang lain, saya pun
juga akan menampilkan warna saya dengan cara menjadi diri sendiri. Terakhir, di
penghujung materi kelas, kami diberikan materi tentang cara pintar berinovasi
dari Leonardo Da Vinci. Intinya, jangan jauhkan diri kita dari seni. Walau kita berprofesi sebagai pengusaha, tentunya
kita tidak ingin hidup terasa monoton, nah disinilah seni berfungsi sebagai
obat penawarnya. Mau berinovasi dengan luar biasa? Temukan seni yang cocok dan
satukan dalam jiwamu!
So, What’s The Next Innovation?
Nama : M Bambang Orlando
Program Studi : Manajemen Produksi

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact